Gerakan Sekolah Sadar TBC: Edukasi dan Inovasi Buku Agenda Pengawas Minum Obat Antituberkulosis Di SMAN Jatinangor
DOI:
https://doi.org/10.61329/jbbs.v1i2.68Keywords:
TBC, edukasi, Pengawas minum obat, Buku agenda PMO, siswa SMAAbstract
Tuberkulosis (TBC) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat dengan beban penyakit yang tinggi di Indonesia, termasuk di Kabupaten Sumedang. Rendahnya pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai TBC berpotensi meningkatkan risiko penularan di lingkungan sekolah, sementara rendahnya kepatuhan terhadap pengobatan berkontribusi terhadap munculnya tuberkulosis resistan obat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilaksanakan program pengabdian kepada masyarakat dalam dua tahap di SMA Negeri Jatinangor. Tahap pertama, Gerakan Sekolah SADAR TBC, bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai TBC, meliputi gejala, cara penularan, upaya pencegahan, serta pentingnya menyelesaikan pengobatan hingga tuntas. Tahap kedua, Teman Peduli TBC–CARE (Check and Remind Everyday), berfokus pada peningkatan kepatuhan minum Obat Anti Tuberkulosis (OAT), peningkatan kesadaran terhadap bahaya resistansi obat, serta penguatan peran Pengawas Minum Obat (PMO). Kegiatan meliputi edukasi kesehatan, diskusi, workshop pembuatan Buku PMO kreatif, simulasi, dan presentasi kelompok yang difasilitasi oleh mahasiswa farmasi. Program ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pencegahan TBC serta pentingnya kepatuhan terhadap pengobatan. Luaran program berupa Buku PMO kreatif yang berfungsi sebagai media edukasi untuk mendukung pemantauan kepatuhan minum obat dan memperkuat upaya pengendalian TBC secara berkelanjutan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Bhakti Bumi SIliwangi: Jurnal Pengabdian Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



