Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Swamedikasi di Salah Satu Apotek di Bojongsoang Kabupaten Bandung
DOI:
https://doi.org/10.61329/pscp.v4i1.55Keywords:
Apotek, Kualitas pelayanan, Swamedikasi, Tingkat kepuasanAbstract
Pelayanan kefarmasian di apotek mencakup pelayanan resep dan non-resep (swamedikasi) yang berkontribusi penting dalam menunjang kesehatan masyarakat. Kualitas pelayanan swamedikasi berpengaruh langsung terhadap tingkat kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan swamedikasi di salah satu apotek di Bojongsoang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data secara prospektif menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada 83 responden. Instrumen kuesioner telah melalui uji validitas dan reliabilitas sebelum digunakan. Analisis data dilakukan dengan metode Servqual yang mengukur lima dimensi kualitas pelayanan, yaitu sarana fisik, kehandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati, hasil uji pendahuluan validitas dan reliabilitas dengan 30 responden menyatakan valid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh dimensi pelayanan memiliki nilai gap negatif, yang berarti terdapat ketidaksesuaian antara harapan pasien dan pelayanan yang diterima. Dimensi empati memiliki tingkat kepuasan tertinggi sebesar 93,2%, menunjukkan pasien merasa sangat diperhatikan secara individu. Dimensi dengan nilai terendah adalah sarana fisik sebesar 89,3%, menunjukkan perlunya perbaikan fasilitas fisik apotek. Secara keseluruhan, tingkat kepuasan pasien mencapai rata-rata 91,5% dan termasuk dalam kategori sangat puas. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi apotek dalam mengembangkan pelayanan swamedikasi yang lebih optimal.
Downloads
References
[1] Kemenkes RI. Profil Kesehatan Indonesia. 2022.
[2] Yulistia Bahtiar T, Rahmatul Aini S, Saputra YD. Kepuasan Konsumen Terhadap Kualitas Pelayanan Obat Di Apotek. 2024;5(3).
[3] Maulina EV, Ratnasari D, Yunitasari N. Swamedikasi di Apotek MK: Studi Kepuasan Konsumen. Jurnal Pharmascience [Internet]. 2023;10(2):223–34. Tersedia pada: https://ppjp.ulm.ac.id/journal/index.php/pharmascience
[4]. Malik M, Tahir MJ, Jabbar R, Ahmed A, Hussain R. Self-medication during Covid-19 pandemic: challenges and opportunities. Vol. 36, Drugs and Therapy Perspectives. Adis; 2020. hlm. 565–7.
[5]. BPS. Persentase Penduduk yang Mengobati Sendiri Selama Sebulan Terakhir Menurut Provinsi (Persen), 2021-2023.
[6] Dian Pratiwi Andini, Ascobat Gani. Determinan Sosial Ekonomi Praktik Swamedikasi di Indonesia: Analisis Data Susenas 2019: Determinants of Socio-Economic Practices of Self-medication in Indonesia: 2019 Susenas Data Analysis. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) [Internet]. 1 Juli 2023;6(7):1344–51. Tersedia pada: https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/MPPKI/article/view/3362
[7] Sujono R, Sabiti FB. Pandangan Konsumen Ibu PKK di Semarang terhadap Kehadiran Apoteker dalam Pelayanan Kefarmasian di Apotek ,Jurnal Farmasi Indonesia. Edisi Khusus (Rakerda-Seminar IAI Jateng). 2020. Tersedia pada: http://journals.ums.ac.id/index.php/pharmacon
[8] Dysyandi W, Sumaryono W, Widyastuti S, Lesmana H. Bauran Pemasaran Tentang Konsep Apotek Modern Serta Strategi Pemasarannya. Jurnal Riset Bisnis. Oktober 2018;3(1):1–8.
[9] Mangendre T, Anggai RA, Mu’thi A, Suryadi A, Pakaya MS, Latif MS. Analisis Tingkat Kepuasan Pelanggan Terhadap Pelayanan Kefarmasian di Apotek Kimia Farma X. Vol. 9, Jurnal Multidisiplin Inovatif. 2025.
[10] Dalili Akhmad A, Mukaromah SK, Adliani N. Tingkat Kepuasan Konsumen Apotek Terhadap Pelayanan Kefarmasian di Apotek Kecamatan Sukarame. Vol. 2. 2019 Jan.
[11] Prananda Y, Lucitasari DR, Abdul Khannan MS. Penerapan Metode Service Quality (SERVQUAL) Untuk Peningkatan Kualitas Pelayanan Pelanggan. OPSI. 17 Juni 2019;12(1):1.
[12] Lestari NI, Dwi P, Jaluari C, Makani; Mawaqit. Analisis Kepuasan Konsumen terhadap Kualitas Pelayanan Obat Tanpa Resep di Apotek NH Farma Kecamatan Arut Selatan. Pangkalan Bun; 2022 Des.
[13] Mirawati N, Rusmana WE. Evaluasi Pelayanan Komunikasi, Informasi dan Edukasi Swamedikasi Obat Terhadap Pasien di Apotek Cicaheum Farma Kota Bandung. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia. 25 Februari 2022;2(2):199–205.
[14] Nurapriani RS, Suhardiana E, Roesman Bachtiar K, Kunci K. Tingkat Kepuasan Konsumen terhadap Kualitas Pelayanan Obat Tanpa Resep di Apotek Nakula Tasikmalaya. Jurnal Farmasi, Kesehatan dan Sains (FASKES). 2023;1(2).
[15] Narendra MP, Skarayadi O, Duda M, Adirestuti P. Analisis Tingkat Kepuasan Pelanggan Terhadap Pelayanan di Apotek Kimia Farma Gatot Subroto Bandung. Kartika: Jurnal Ilmiah Farmasi [Internet]. 7 Juni 2017;5(1):31–7. Tersedia pada: https://kjif.unjani.ac.id/index.php/kjif/article/view/116
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sukma Anggara, Yane Srie Herliany

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
















